HTML5 adalah bahasa untuk menstrukturkan dan menampilkan isi Word Wide Web, yang merupakan inti dari teknologi Internet sebagaimana awalnya diusulkan oleh Opera Software. HTML5 adalah reversi ke lima dari HTML yang merupakan versi terakhir dari HTML dan XHTML. HTML pertama kali diciptakan pada tahun 1990 dan versi ke empat (HTML4) tahun 1997. Saat ini (February 2012), spesifikasi HTML5 masih dalam tahap pengembangan. HTML5 diciptakan untuk mendukung pengembangan teknologi HTML yang mendukung multimedia terbaru, mudah dibaca oleh manusia dan juga mudah dimengerti oleh mesin.
HTML5 tidak hanya sekedar paduan antara HTML 4.01 dan XHTML, namun lebih sebagai platform pemprograman web yang lengkap. Di dalamnya terdapat markup, CSS, JavaScript dan Aplication Programming Interface (API) yang menjadikan HTML5 lebih hidup. Oleh karena itu HTML5 memungkinkan untuk dijadikan sebagai aplikasi mobile yang multi-platform.

Pada HTML5 ditambahkan beberapa fitur syntactical meliputi elemen <video>, <audio> dan <canvas>, dan juga diintegrasikannya isi Scalable Vector Graphics (SVG) sebagai ganti tag <object>. Fitur-fitur tersebut dirancang untuk mempermudah memasukkan isi multimedia dan grafis ke dalam halaman web tanpa memerlukan plug-ins pihak ketiga. Elemen-elemen lain seperti <section>, <article>, <header> dan <nav> dirancang untuk meringankan semantic isi dokumen. Beberapa atribut juga diperkenalkan dan beberapa atribut telah dihapus dari HTML5.

Sejarah

Web Hypertext Application Technology Working Group (WHATWG) mulai bekerja untuk pembuatan standar baru pada 2004, ketika World Wide Web Consortium (W3C) fokus pada pengembangan XHTML 2.0, dan HTML 4.01 tidak diperbarui lagi sejak 2000. Pada 2009, W3C mengijinkan XHTML 2.0 Working Group's charter untuk mengkadaluarsakan dan memutuskan untuk tidak memperbaruinya. W3C dan WHATWG saat ini bekerja bersama dalam pengembangan HTML5.

Walaupun HTML5 telah dikenal oleh pengembang web selama beberapa tahun, dan menjadi topik utama di media pada April 2010 setelah CEO Apple Steve Jobs mengeluarkan pernyataan tidak akan mendukung Adobe Flash pada piranti bergeraknya. Adobe Flash tidak dibutuhkan lagi untuk menampilkan video pada web, standar terbuka dibuat di era piranti bergerak dan HTML5 lah yang menjadi pemenangnya.

Proses Standarisasi 

Mozilla Foundation dan Opera Software mengajukan paper di workshop World Wide Web Consortium (W3C) workshop pada June 2004, fokus pada pengembangan teknologi yang kompatibel dengan browser yang ada saat ini, termasuk spesifikasi draft awal untuk Web Forms 2.0. Pada workshop disimpulkan oleh jajak pendapat, 8 setuju dan 14 tidak setuju untuk meneruskan pekerjaan pada HTML. Beberapa bulan berikutnya, posisi paper pindah ke bentuk baru yaitu Web Hypertext Application Technology Working Group (WHATWG), dan draft kedua, Web Applications 1.0 diumumkan. Kedua spesifikasi tersebut yang kemudian disatukan menjadi HTML5.

Pada tahun 2007 Spesifikasi HTML5 diadopsi sebagai pekerjaan permulaan untuk grup baru yang mengurus HTML di World Wide Web Consorsium (W3C). Grup ini pertama kali mempublikasikan hasil draft pekerjaan pertama mereka pada tanggal 22 januari 2008. Sebagian dari spesifikasi HTML5 telah diterapkan pada beberapa browser, walaupun keseluruhan spesifikasi rekomendasi belum selesai.

Berkaitan dengan jadwal kerja W3C yang asli, rekomendasi HTM5 seharusnya telah selesai paling lambat akhir 2010, namun publikasi pertama meleset 8 bulan.

Pada 14 February 2011, W3C memperpanjang kontrak kerja HTML Working Group dengan milestone yang lebih jelas untuk HTML5. Pada May 2011, working group melanjutkan pekerjaan pada HTML5, mengundang komunitas di dalam dan di luar W3C untuk mengkonfirmasi spesifikasi teknikal. Spesifikasi penuh ditargetkan akan selesai pada 2014.

Referensi 


http://en.wikipedia.org/wiki/HTML5